Serial Manajemen Proyek: Kelayakan Proyek & Dokumen FS

Entry ini tidak ada hubungannya dengan entry-entry Project Management Series (I’m planning to scrap the series anyway). Gara-gara notebook rusak, WordPress saya fungsikan sebagai semacam “cloud storage” untuk materi-materi Modul Ajar Mata Kuliah Manajemen Proyek. Picking up where I left off in composing the Module, here’s a bit on Feasibility Study.

Pada tahap konsepsi proyek, kita berkenalan dengan istilah Studi kelayakan (Feasibility Study/FS). Dokumen Studi Kelayakan merupakan dokumen yang memberi panduan perencanaan proyek dan mencakup aspek-aspek, antara lain:
1. Perencanaan bisnis
2. Penentuan spek teknis
3. Kajian aspek-aspek yuridis
4. Dampak lingkungan
Tujuan utama dokumen FS adalah memberikan rekomendasi terhadap masing-masing aspek yang digunakan sebagai bahan pertimbangan kelayakan proyek.
Agar lebih jelas, kita akan membahas sebuah studi kasus dokumen FS milik sebuah rumah sakit daerah di Surabaya, yang berencana mengembangkan fasilitas baru untuk memperbaiki Level of Service (LoS) mereka. Studi kelayakan yang dilakukan merupakan pra-business plan sehingga merupakan panduan perencanaan bisnis bagi pihak yang terlibat dalam persiapan pembangunan fasilitas baru tersebut. Lingkup materi yang tertuang dalam laporan akhir FS mencakup dasar pemikiran, kajian, dan rekomendasi sebagai berikut:
1. Bab pertama memberikan wawasan terhadap dasar pemikiran yang dipakai dalam studi dengan menguraikan latar belakang, tujuan studi, lingkup dan keluaran studi. Dalam bab inilah kerangka studi diperkenalkan.
2. Pembahasan studi aspek ekonomi dan pasar mengikuti bab pembukaan dengan memberikan rekomendasi akhir berupa pangsa pasar dan kapasitas fasilitas baru yang akan dibangun. Masukan ini memberikan gambaran tingkat pelayanan dan kapasitas yang berpengaruh besar terhadap perhitungan pendapatan instalasi baru tersebut.
3. Dalam bab ke-tiga ini, pembahasan bergeser kepada spesifikasi yuridis organisatoris. Di samping kajian mengenai landasan hukum pembangunan instalasi baru, bab ini juga memberikan rekomendasi akhir mengenai organisasi, jenis dan jumlah SDM, serta pola kerjasama dan pengelolaannya.
4. Kajian dan rekomendasi spesifikasi teknis merupakan pokok bahasan dalam bab ini. Dengan mengetahui program kebutuhan dan persyaratan ruang, lokasi, dan pra-rancangan bangunan, perhitungan biaya investasi awal dapat dilakukan. Perhitungan investasi awal mencakup: biaya bangunan, serta peralatan medis dan non-medis.
5. Bab ini merupakan studi lingkungan yang memberikan kajian dan rekomendasi dampak dan penanganan lingkungan, serta rekomendasi teknologi lingkungan yang dapat memberi masukan untuk pengelolaan lingkungan rumah sakit.
6. Berikutnya adalah pembahasan tentang studi aspek keuangan yang mencakup kajian investasi, pendapatan dan untung/rugi pembangunan fasilitas baru oleh manajemen rumah sakit berdasarkan rekomendasi berbagai aspek pada bab-bab sebelumnya. Bab ini akan menjadi dasar penyusunan rencana bisnis.
7. Bab terakhir ini berisikan rekomendasi perencanaan bisnis yang mencakup biaya investasi, tahapan pembangunan, mekanisme pembiayaan serta pengelolaannya.

Kandungan dokumen FS dapat berbeda tergantung tujuan penyusunan dan jenis proyeknya.

Posted with WordPress for BlackBerry.

Advertisement
Tagged , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.